Panduan Memilih Gitar Akustik untuk Pemula
Bagi seseorang yang baru ingin belajar bermain gitar, memilih gitar pertama bisa terasa membingungkan. Banyaknya jenis, merek, dan harga gitar di pasaran sering membuat pemula bingung harus mulai dari mana. Karena itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah dasar sebelum membeli gitar agar tidak salah pilih dan bisa mendapatkan alat musik yang benar-benar nyaman dimainkan.
1. Pilih Jenis Gitar: Akustik atau Klasik
Langkah pertama adalah menentukan jenis gitar yang ingin kamu beli.
- Gitar akustik menggunakan senar baja (steel string) yang menghasilkan suara lebih terang dan nyaring. Jenis ini cocok untuk memainkan lagu pop, rock, atau country. (rekomendasi)
- Gitar klasik menggunakan senar nilon yang terasa lebih lembut di jari, sehingga cocok untuk pemula atau yang suka memainkan lagu-lagu lembut dan petikan fingerstyle.
2. Sesuaikan dengan Budget
Setelah menentukan jenis gitar, hal berikutnya adalah menyesuaikan dengan budget.
Harga gitar sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Namun, untuk pemula, sebaiknya tidak langsung membeli gitar yang terlalu mahal. Pilihlah gitar dengan kualitas baik dan harga terjangkau agar kamu bisa fokus belajar tanpa khawatir merusak alat yang mahal.
Sebagai referensi:
- Jika kamu punya budget sekitar Rp 1.000.000, gitar Yamaha F310 bisa jadi pilihan yang bagus. Gitar ini terkenal dengan suara jernih dan build quality yang kuat untuk kelas entry-level.
- Jika kamu punya budget sekitar Rp 2.000.000, kamu bisa mempertimbangkan Hex F120. Model ini punya suara yang lebih hangat dan nyaman dimainkan untuk sesi latihan panjang.
3. Beli Langsung di Toko Offline
Selain itu, kamu juga bisa meminta bantuan penjaga toko untuk menyetem gitar atau memberi saran model mana yang cocok untuk pemula. Melihat langsung juga membantu kamu memastikan bahwa gitar tersebut tidak cacat produksi.
4. Coba Sebelum Membeli
Ini langkah yang sering dilewatkan oleh banyak orang.
Sebelum memutuskan membeli, pastikan kamu mencoba gitar tersebut. Pegang gitar dan rasakan apakah posisi tubuhmu nyaman saat memainkannya.
Cobalah menekan beberapa akor sederhana seperti C, G, atau Am untuk merasakan apakah jarak antar senar pas dan tidak terlalu tinggi.
Jika terasa nyaman dan suara yang dihasilkan jelas, itu tanda gitar tersebut cocok untukmu.
5. Cek Apakah Ada yang Fals atau Tidak
Terakhir, lakukan pemeriksaan suara (intonasi).
Caranya cukup mudah: mainkan nada di senar terbuka, lalu tekan senar yang sama di fret ke-12. Jika nada di fret ke-12 terdengar lebih tinggi atau lebih rendah dari seharusnya, berarti gitar tersebut fals atau belum disetel dengan benar.
Selain itu, pastikan tidak ada buzzing (getaran aneh) saat kamu menekan senar pada fret tertentu. Jika ada bunyi berdengung atau mati, bisa jadi ada masalah pada neck atau senarnya.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar